Senin, 16 Desember 2013

Finish the line, 339mg of Antologi Rasa



Tergolong dalam jenis metropop, novel ini bercerita kehidupan lebih dewasa dibandingkan novel yang selama ini aku punya dan aku baca. Beberapa yang aku pelajari dari sini, penggambaran karakter dari sisi cowo yang menurutku mengalir dengan baik. Apa yang dilakukan si karakter cowo diceritakan dengan sisinya sendiri, membuat pikiranku mencoba menjadi si tokoh cowo itu. Setelah hal ini terjadi, lalu bagaimana dia bereaksi. Penjabaran keinginan si karakter cowo juga cukup jelas. Selama ini, aku selalu melihat suatu cerita dari satu sisi dan lebih banyak sisi itu adalah dari karakter cewe. Which is, this is a good one. Bagiku menggambarkan perasaan, reaksi, pengungkapan gerakan dan bahasa tubuh karakter cowo itu cukup susah.
Terus aku suka cara penulis mengalirkan alur cerita, kejadian atau peristiwa-peristiwa masa lalu dan kejadian saat ini dari si tokoh-tokoh di novel ini. Sedikit alur mundur kemudian alur maju. Tema yang sederhana, kehidupan pekerja dikota metropolis, karakter yang sederhana, bahasa yang bisa dimengerti tanpa metafora berlebihan, latar yang cukup mendukung, beberapa hiasan kata-kata puitis yang cukup pas, konflik yang memuncak hingga akhir cerita yang ga bisa diduga. Umm well,  aku suka novel ini. Buat pemula seperti saya, ini novel yang pas buat belajar dari sisi penulisan cerita. You should read this one :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar