Kamis, 15 Juni 2017

Korean drama review "Two World"

Hai hai.. haaiiiii... welcome back here.
Kali ini gw akan review another korean drama review. Sempet nonton dua judul sih. Tapi gw pengen review yang ini dulu deh. Judulnya "Two World"
Ceritanya simple, but jadi sangat menarik karena klimaks nya di beberapa episode terakhir sangat membuat yg menonton penasaran. Gimanakah endingnya.





Yang gw sadari adalah lead actor nya, beberapa drama yg dia perankan udah pernah gw tonton dan semuanya dengan cerita dan tema yg menarik. Well ada juga loh drama korea yg membosankan. Tapiii yang ini ga membosankan sama sekali kok. Si lead actor ini berperan sebagai lead character dari sebuah manga webtoon yang saat ini lagi beken / ngehits / heboh banget di korea sana, disini juga sih (indonesia i mean, ya gak?), asik juga loh baca webtoon nya korea. Tinggal pilih genrenya aja. Loh jadi promosi πŸ˜
Oke lanjut. Trus apa maksudnya dengan judul two world? 


Disini diceritain kalau dunia real dengan dunia manga saling terkoneksi. Somehow bisa connect dan si tokoh di dua dunia tersebut jd berinteraksi. 
Fiksi banget sih. 
Tp menurut gw, cerita drama ini konsisten,  berputar dikisah mereka aja, disisi lain banyak konflik dan naik turun klimaks nya dapet banget ke penonton. I personally like it much. 
Kirain kan ya, paling kayak drama sweet romantic gitu. Eh ga taunya seru juga. Ada tembak-tembakan keren mendebarkan loh. 
Terus satu lagi yg menarik adalah saat dunia manga dan dunia real terkoneksi, si tokoh dari dua dunia itu bisa pindah lokasi. Kayak teori dunia selain yg kita rasakan sekarang. Another world. Another variable. Another space. 
Jadi inget film hollywood yg tentang space itu loh, kalau ga salah judulnya "interspellar" or something like that deh. πŸ˜‚
Keren.


Oyaa satu lagi, yang bikin iri adalah si lead actressnya. Cantiknya itu kebangetan.. mukanya perfect banget ihh.. akuh jadi minder sama muka jerawatan ini.. πŸ˜’😒😒 hiks... jadi curhat deh
Yang gw suka juga adalah saat perubahan dari dunia manga ke dunia real, itu halus banget efeknya. Keren. Hebat ya pembuat manga dan efek itu di korea. Mereka udah kayak manga jepang loh. Makin halus gambar manganya. Makin enak diliat. Coba aja buktikan di webtoon. Bisa pilih manga yang gambarnya udh kayak manga jepang. Keren!


Dari cerita drama ini juga banyak hikmah yg bisa kita rasakan. Dari kegigihan si lead actor nya yg berjuang mati-matian saat dunia manga mengubah banyak hal dalam hidupnya, dy bisa tetep berpikir jernih dibanyak konflik yg muncul. Keren...
Tuh mell.... pelajari.. jadilah orang yg berjuang keras dalam hidup yak!
Oke sip!

see you next post
:)

Kamis, 09 Maret 2017

Movie Review : Kong Skull Island

Hellloooowwww... welcome back to my blog!! Di post kali ini gw akan review film hollywood which is "Kong skull island". As you can see from the title, yes it is definately about kong, the giant king of primates. Oke lets start now.



First, dari segi latar cerita bisa dibilang cukup masuk akal. Disini kita bisa tau si penulis skenario bener-bener memikirkan sebuah cerita yg harus masuk akal buat penonton jaman sekarang. Setting di tahun 70an yg saat itu masih "tanggung" teknologi. Masih belum secanggih sekarang, gadget masih barang mewah dan bener-bener dibutuhkan utk keperluan sesuatu yg penting banget. Tapi juga sebagai masa invention, bisa diliat klo saat itu si negara US niat banget melalukan expedisi yang gila-gilaan, dari segi biaya sampe personil dan dengan plan yang rinci. Expedisi yang membawa cerita kita ke sebuah pulau yg dihuni oleh Kong, the God of the island. Kehadiran Kong sebagai hewan yang bersifat melindungi malah dianggap salah oleh beberapa manusia pendatang di island itu. Kong yg sebenernya masih pure punya sifat alamiah yg bisa dirasakan manusia, tp bagi manusia lain dilihat dengan berbeda. 

Alur cerita juga keren, ngalir gitu aja, ga banyak drama, gak bikin ngantuk, ada sedikit action, ada movement yang pasti dari karakter yang ada dicerita. Movement disini dalam arti, setting lokasi sama, tapi mereka bergerak terus melakukan sesuatu, it is fun, i like that kind. Walau kadang agak kaget ya, begitu ada predator bengis nya dateng πŸ˜‚
It was fun. It really was. Tadinya gw kira bakalan kayak film ala-ala jurasic park, males deh kalau niru itu. Tapiii ternyata konsepnya beda. That a plus point

Next is Awalnya sih bingung yang manakah main role nya. Pas ditengah cerita baru deh ketauan. Cukup bikin mikir juga sih. Jadinya sepanjang cerita ga jenuh sm peran satu orang aja. 

Lalu hikmah nya dari film ini salah satunya adalah : sometimes yang disangka baik jadi ga baik. Dan yang terlihat jahat malah baik. "You cant find enemy until you make one" sebenernya yg kalian anggap musuh belum tentu musuh. Nice quote dont you think? Diambil dari salah satu actor dan i think it represented the film. 2thumbs.

So you guys. I recommended this film to be watch. Cerita yang lumayan seru untuk pertengahan minggu pertama bulan maret.

Okey then, i have to go to bed. 
See you next time.
Bye bye πŸ˜™
Xoxo

Kamis, 16 Februari 2017

Korean Drama Review : Goblin - The Lonely and Great God

Alhamdulillah akhirnya bisa nulis lagi disini. Maapkeun karna so long not to write in here hehehe.. 
Udah lama ga nongol, tau-tau pengen review salah satu drama korea yang lagi hits di awal tahun ini. Yup.. judulnya Goblin - The Lonely and Great God


foto source : dramafever.com


And it is true, it tells about goblin who lives in this world. 
And now i will review the whole packages, first of all, dari segi genre cerita menurut gw sangat menarik, cerita tentang sesuatu yang sebenernya bisa jadi cerita horor alias serem, malah disulap jadi drama romantic-comedy yang sangat mudah diikuti dan dinikmati. Menurut gw, it is really cool! Keren banget si penulis yang bisa merubah dari hal yang serem jadi drama sangat romantis dan diselingi komedi khas drama korea. 


Terus dari cerita nya sih simple, gimana seorang goblin (jin) yang berusaha mengatasi kutukannya selama ribuan tahun di bumi, dikemasnya bisa sangat detail dan lagi-lagi bisa diterima logika yang nonton, apalagi kalau di korea sana ya.. penonton nya sangat kritis dan semuanya must be perfect for the drama.
Ditambah pula aktor dan artisnya yang menurut gw sangat keren memainkan perannya masing-masing. Salute for them! 
the whole actors are really awesome to bring the character. I cried when the scene was soooooo sad.. i laugh because of they act. Realllyy reaaaallyy awesome. *tepok tangan*
Oh iya ada lagi, di tiap episodenya ga berasa banget kalau ceritanya akan habis. Tiap abis satu episode gw ngerasa yaahh cepet amat abisnya. Langsung ga sabar liat lanjutannya. πŸ˜‚πŸ˜‚
I continued watching until the last episode. And again, what i love from korean drama, mood swing when you watch it is really can makes you enjoy the drama. Dari episode 1 sampe episode 16, segala macem mood jadi gw alami, dari nonton drama korea ini, mulai dari hmmm... oke this is nice, sampe gregetan, trus sedih, trus marah, trus ngeri, trus happy, sedih lagi, and the last episode really makes the audience shocks.


I really recommended you to watch it for your holiday, with your pillow and dolls kesayangan dikamar, ah... really nice story to watch. Dan disini gw jg dapet pesan moralnya, yg keren juga, kita hidup didunia harus berbuat baik, menghargai dan mensyukurinya. As you know, di korea sana, tingkat kematian karena bunuh diri itu banyak loh, so i guess this drama wanna tell them that something in this world has a meaning and has good in it. Keep trying to do best in life, so the good things will come to you too. 

That's for now,, see you later yaa... bye.. XOXO

Senin, 04 April 2016

Explorion



Belakangan ini tanpa disadari mungkin ada beberapa gestur tubuh, emosi yang agak tinggi dan terkadang males banget ngerjain tugas yang menuhin otak sampe rasanya pengen muntah. Tugas sehari-hari aja udah banyak ga kehitung dan sekarang ditempat saya lagi gencar persiapan untuk akreditasi rumah sakit versi JCI. Baeklah.... silahkan mabok saudara-saudara. *angkat bendera putih tinggi-tinggi*

Dan tentunya keadaan berubah sejak ada bos baru. Segala permasalahan yg mengikuti dirinya, hingga saya juga kena imbasnya. Sekarang yang saya lakukan sejak adanya bos baru tentu mesti mengikuti flow-nya. I tell to myself : "Oke, i do it. Take it with the flow mells." I do everything you ask me as long i can handle it and still in my duty. Tentu saja merubah ritme kerja, change to feel a lot of new task and also learn to handle every situation in every day.
 


Syukur alhamdulillah... semua aku jalani dan dijadikan pelajaran hidup untuk chapter ini.
Mungkin benar tag atau jargon yang lagi trend sekarang "kurang piknik" sedang terjadi pada diri saya.
 


Lalu.....



Dan tanpa dilalah.. ada kesempatan untuk pergi dari kantor sejenak dan merasakan perjalanan ke daerah baru. Aahh such a long time i dont feel this feeling. Little excitement going outside the hospital and arrive to another city, yaahh walaupun cuman Sukabumi sih. Ahaha... but i felt little relax and chill.. alhamdulillah...
Belum ngerasa level free ala syahrini-yang-tiduran-
dirumput-yang-sempet-heboh-ituh sih. But it is okay... semua tetap harus disyukuri.


Lets go to the journey.. sampai dilokasi kita disambut oleh Manager communication-nya Pocari Sweat.  Kita kumpul di Ruang khusus untuk pertemuan di lantai 3. Disana kita disuguhkan produk knowledge dari tim mereka dan sempat beberapa kali untuk melakukan sesi tanya jawab. PT Otsuka Sukabumi plant saat ini memproduksi  produk Pocari Sweat dengan berbagai kemasan, Soyjoy serta Ionessence. Disesi ini jadi semakin mengenal produk dari Otsuka, terutama Ionessence yang ternyata cocok dengan saya yang suka banget minum air putih agar tidak dehidrasi, dengan adanya Ionessence  dengan kadar ion yang cukup bagi tubuh, langsung diserap dan tentunya rendah kalori aku jadi ga khawatir kekurangan ion ataupun dehidrasi. Wahh semakin kece untuk sehari-hari selama aktifitas dikantor. Diruangan ber AC tentunya kulit dan tubuh juga kehilangan ion dan cairan penting lainnya. Untuk itu aku perlu Ionessence untuk recharge tubuh dengan ion yang cukup.
Ionessence mungkin bisa dikategorikan minuman kecantikan dengan komposisinya rendah kalori, baik untuk kulit dan tubuh namun minuman kesehatan ini tidak akan menyebabkan masalah jika diminum oleh pria. Minuman ini direkomendasikan untuk anak mulai usia satu tahun, ibu hamil dan menyusui, hingga manula.

Nah sekarang udah makin paham ya dengan produk-produk PT. Otsuka terutama Ionessence. Produknya bisa didapatkan diminimarket ataupun supermarket terdekat di sekitar rumah kita. 


Well semua akan lebih indah jika ter-dokumentasi, mari dilihat foto kami saat dilokasi.. 



 foto bareng Direktur Plant Sukabumi :)



abis membuat sendiri personal pin cuss foto-foto di photobooth



foto kru lengkap setelah personal pin tiap personal lengkap


Setelah dapet personal pin yang dipakai untuk akses ke Explorion Theatre, which is wahana yang keren banget, lisensi dari Japan, fun sambil belajar team building. 


Dan akhirnyaaa memberikan plakat ucapan terima kasih ke 
Direktur Plant Sukabumi PT. Otsuka

 
See you soon readers J

Kamis, 24 Maret 2016

Leaving the year of 20th-ist




Meninggalkan usia dua puluhan dan mulai beranjak ke usia tiga puluh. Apa yang sudah saya dapat di usia ini? Pertanyaan itu yang mungkin akan ada di setiap pikiran orang saat sudah mencapai fase ini. Ga mudah untuk menjawabnya, namun apa saja yang sudah dilalui tentunya harus disyukuri dan di lihat dari sisi baiknya, positif thinking akan menjadikan jalan kita lebih positif seterusnya. Walau belum banyak yang bisa dicapai, tapi impian dan mimpi harus tetap ada.


Family is everything

Mungkin terdengar clichΓ© tapi itu yang saya rasakan saat ini. Keluarga adalah orang terdekat kita, yang mengerti bagaimana sikap saya terhadap lingkungan, terhadap teman, terhadap masa depan yang saya hadapi. Orang tua dan adik saya adalah segalanya untuk saat ini. Tempat dimana saya pulang dengan segala kondisi saya setelah beraktifitas. Alhamdulillah saya diberikan sebuah keluarga yang hingga saat ini mengerti kondisi saya terutama mamah yang selalu mendukung, tempat curhat hingga tempat mendapatkan nasihat hidup. Ayah yang selalu sayang saya setiap detik dalam hidup ini. Senantiasa melindungi dan memberikan kenyamanan yang bisa diberikan oleh nya. Adik yang bisa dikategorikan jarang curhat sih, tapi sekalinya ngobrol-ngobrol pendapat dan pemikirannya memang bisa membantu masalah yang saya hadapi. I am glad to have you.


Pekerjaan

Dunia kerja saya saat ini bisa dibilang ditengah ranjau berduri. Disini saya banyak belajar hidup di dunia kerja. Saat saya jatuh, saat saya tenggelam hingga saat saya merasa tak ada teman dalam dunia ini. Saya semakin memahami bahwa inilah dunia kerja sesungguhnya. It is really true that experience is the best teacher in life. Mulai dari merasakan comfort zone lalu dibubarkan menjadi annoying zone dan selanjutnya menjadi cold war zone, yah memang ga sulit, ditusuk dari belakang, dibicarakan semua orang, tentu saja bicara hal yang kurang baik mengenai saya. Saat itu saya semakin sadar bahwa inilah yang bisa saya lakukan, menjadi diri saya sendiri, dengan segala sifat saya dan semua ajaran orang tua untuk menjadi orang yang lebih baik dimasa berikutnya. Kemudian saya semakin bersyukur saya diberikan kesempatan merasakan dan belajar mengambil sikap lebih baik untuk segala macam kondisi di kantor. Learning by doing, saya mendapatkan kepercayaan diri saya dengan lebih baik, mempelajari apa yang terjadi, mengambil makna dari setiap kejadian dan tentu saja menjadi pribadi yang lebih berkembang kearah yang lebih positif. Semua terbaca seperti clichΓ© ya? Ahaha.. Karena tentu saja saya tidak bisa menceritakan secara detail apa yang terjadi disini. Atau mungkin saya perlu mengambil jalur yang berbeda yah? Misalnya beralih ke kerja tanpa kantor? Who knows?


Teman

Saya rasa semua teman ada fase tersendiri. Belajar dari apa yang terjadi pada saya hingga saat ini. Dahulu bagi saya pertemanan adalah selamanya, sahabat is forever, tapi kenyataannya tidak seperti itu. Setiap pertemanan ada fase tersendiri, teman sekolah akan selalu ada saat kita kuliah. Teman kuliah menjadi tempat berkisah tentang pekerjaan. Teman kerja belum tentu akan menjadi teman yang sesungguhnya. Ada fase dimana setiap pertemanan perlu break sejenak, fase itu akan terasa saat kita udah jarang ngobrol dan chat di media apa saja. Saya pernah merasa kangen dengan teman, tentu saja itu pasti dirasakan, tapi saat fase itu terjadi saya hanya bisa berusaha menjadi teman yang siap dihubungi, hingga di satu sisi ketika kembali bertemu akan ada cerita – cerita seru tentang kehidupan kita masing-masing.
Hingga pada akhirnya, ketika bertemu akan terasa ganjal ataupun terasa asing, karena mereka sekarang hanya bagian dari hidup kita dan kita masing-masing sudah ada kehidupan lain yang lebih di prioritaskan. Inilah fase yang dinamakan fase teman yang sudah menikah. Saya merasa kehilangan mereka, terkadang saya tertegun sendiri, saya kangen ngobrol dengannya, ataupun saya kangen ingin have fun which is karaoke-ing, watching movies, have lunch together and so on. Tetapi semua saya tepis, hei ini sudah bukan fase itu lagi, they have something more priority than you are, be understand-able. Saat itulah saya mulai berpikir, saya mungkin belum merasakan apa yang sudah mereka alami lebih dahulu, saya mencoba mengerti mereka.
Di fase berikutnya saya menemukan teman baru, yang bisa menerima saya dengan kondisi saya saat ini, saya merasa lebih baik. Saya menerima fase ini dengan tetap menyadari, yang terpenting adalah keluarga, teman adalah pemanis hidup, tidak saya lupakan, namun pada suatu saat nanti akan ada fase dimana saya bisa bercerita seperti dulu dengan mereka, berkumpul lagi dengan mereka dan memiliki quality time  dengan wujud yang berbeda bersama mereka. Mungkin saya hanya perlu menunggu sambil tetap menikmati apa yang sudah ada dan terus bersyukur.


Be better in me

Saya menyadari saat ini lebih baik menjadikan diri lebih positif, mencari lagi segala potensi dalam diri, terus berusaha mengembangkan diri dan tentu saja tetap syukur, tawakal dan berserah pada pemilik segalanya. Dengan segala pelajaran yang sudah saya terima beberapa tahun terakhir ini, saya bisa banyak belajar untuk lebih ikhlas dalam berteman, lebih sabar dan tekun dalam pekerjaan, going with the flow, mungkin itulah yang saya ambil dalam pekerjaan. Saya juga belajar banyak untuk menerima segala kondisi yang terjadi disekitar saya, mencoba bersikap dan berbicara lebih baik lagi ke sekitar saya, walau mungkin keadaan sekitar masih kurang bersahabat bahkan terkadang membuat saya kesal. Kembali lagi semua ke awal, harus lebih positif bersabar dan mengerti keadaan sekitar.


Semoga perubahan baik dalam diri saya ini bisa menjadi inspirasi bagi orang lain. Saya terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya. Mempelajari hal baru dan mengembangkan segala potensi yang saya senangi. Amiinn inshallah kedepan menjadi lebih baik.
See you soon readers J

 music soundtrack for tonight : Let It Go (Frozen)

Selasa, 21 Juli 2015

Happy Eid Mubarak!!


Hello readers, Alhamdulillah saat ini masih bisa merasakan keberkahan bulan Ramadhan dan menyambut Idul Fitri dengan hati yang lebih tenang, lebih bersyukur atas semua hidayah dan karunia Allah SWT yang begitu besar dirasakan kita semua. Detik yang telah lalu, detik ini hingga detik dimasa depan.


Ramadhan dan Idul Fitri tahun ke empat di tempat saya kerja dan ini tahun pertama sebagai staff HRD. It feels wow ahaha.. jaga kandang HRD di H+4 lebaran ini. Semua terasa berbeda, disaat tahun ini ga pulang kampung alias mudik. Sedih juga sih ga mudik tahun ini, feels lebarannya jadi beda, kangen sepupu – sepupu yang ada di seantero Jawa Tengah (rumah nya berpencar, dari yang tinggal di Cepu, Blora, Semarang dll), kangen acara pertemuan tahunan keluarga Mbah Buyut Atun (which is setiap tahun bergiliran di rumah anak Mbah Buyut alm), kangen dapet angpao lebaran dari om tante sekalian (hadeehh inget umur mell :D) sampe kangen sama makanan khas saat perjalanan mudik juga makanan khas saat lebaran di kampungnya alm Mbah di Randublatung. Selalu ada sisi menyenangkan dan sebel juga sih dari setiap kegiatan, tapi tetep dijalani dengan senang hati, selalu inget bahwa ada keluarga yang nunggu di rumah, menjaga silaturahmi dengan keluarga dan tentunya banyak makanan yang menanti dirumah ahahaha…



Acara Lebaran tahun ini diisi dengan Shalat Idul Fitri di Mesjid Komplek rumah, lanjut silahturahmi sama tetangga se-RT (kumpul dilapangan deket rumah) which is kok kayaknya saya baru sekarang ya ikutan acara ini? Atau saya aja yang ga gaul? :))) ya sudah ikut ajalah.. saya ngerasa heran sendiri, tetangga yang dulu masih balita, bayi, anak sekolah SD sekarang udah pada menjelma jadi perjaka ganteng dan gadis-gadis cantik :D (berasa sangat tua tinggal dikomplek rumah a.k.a anak lama hikss L



Lalu dilanjut makan ketupat opor, daging lapis, bakwan jagung dan segala masakan dengan bumbu khas dari alm Mbah,, Alhamdulillah enak bangeett.. hasil masakan duo chef aku sama mamah :D

Sorean dikit kita sekeluarga jalan ke rumah Pakde di Depok, silahturahmi rutin deh tiap lebaran. Eh taunya disana lagi rame keluarga dari pihak Bude Depok, saking lamanya ga ketemu sama mereka sampe mereka menyangka aku masih anak kuliahan :))) *seneng jejingkrakkan dibilang masih anak kuliahan* *dalem hati doang sih, aslinya senyum-senyum girang ajah*

sebelum berangkat mari deh selfie dulu sama momski


H+2 lebaran diputuskan untuk istirahat dirumah aja, pagi siang malem kerjaan cuman makan doang aakkk mudah-mudahan ga nambah banyak nih berat badan L


Ga berasa liburan udah berakhir, H+3 kita sekeluarga maen kerumah tante di Bekasi, kebetulan disana lagi ada Mbah Yayi, adeknya alm Mbah Putri aku. Beliau sekarang tinggal sama tante di Bekasi, karena di Randu udah ga ada yang jagain plus si Mbah udah agak linglung. Udah makan bilang belum makan, udah lupa sama nama saudara sendiri, kalo ketemu nanya ‘kapan sampe?’ bisa berulang-ulang kali. Ternyata beliau udah usia 99 tahun, Oktober nanti genap 100 tahun. :O  Alhamdulillah Mbah Yi masih sehat dan masih bisa kumpul sama anak cucu. Well sayangnya aku lupa mau foto sama beliau. Yang ada malah foto sama de Ayunita, sepupu aku, teuteup yah narsis berduaan ajah. Hehehe




Ya Allah cantiknya adek ku ini...
kapan-kapan ajarin aku make up supaya makin kece ya dek :D


 upsss sori for the pic, upside down
this is Mbah Yi and momski


Dan akhirnya semalem ada lagi keluarga yang berkunjung masih dalam rangka lebaran, jadi dia itu anaknya bude (kakak tertua) dari pihak ayah, harusnya sih dia sepupuan sama aku ya? Tapi memang sih keluarga anak-anak dari pihak bude emang buanyak dan udah pada dewasa, bahkan udah pada punya anak lagi, jadi bude aku itu udah punya cucu. Berarti aku disini udah jadi tante??!! Oh my God… langsung berasa tua 20 tahun kemudian. Hikss… Ya sudahlah.. gimanapun juga mereka memang keluarga, masih satu nenek dengan aku. Dan emang cuman si Mas yang tinggal di Bekasi itu yang masih mau dateng kerumah tiap lebaran, yang lainnya emang tinggal jauh di Medan, dan yang lainnya entah kemana aku tak tahu.. ahahaha.. yang bikin shock terapi semalem adalah si Mas tau-tau nanyain ke aku ‘kapan mau kasih undangan nikah?’ *langsung keselek* *nyengir lebar, ga bisa jawab* pasrah aja dah. Dibawa becanda aja, aku mah ga ngerti mesti gimana.. sabar mells.. sabar..

by the way i tried a little bit different make up, with a blue combination color eye make up..
it looks fresh ya? 
iya-in aja deh, ga usah ribut :p


Well.. itulah sedikit cerita dari Idul Fitri aku tahun ini,, hope you will have a good time with family this Lebaran.. amiinn..
Cheers up!!

Minggu, 21 Juni 2015

a view of Bogor



#better #Bogor

Hai hai semuaa… time to talk in this area of mine.
Hmm.. this time I will take you to my city.
As you know, Bogor itu terbagi menjadi dua. Ada kabupaten dan ada kotamadya.
I live in kabupaten, born and grow up in here, but we often go to the kotamadya for of course so many activities. Kalau dulu sih karena disana lebih lengkap dalam hal fasilitas dan segala macem yang ada di Jakarta, adapula di kota. Bagi aku dan teman-teman, Kota Bogor juga jadi tempat ketemuan atau center of meeting.


Dan tentu aja karena disana juga kampus kita berada, pusat perdagangan dan aktifitas macem-macem lebih lengkap dari pada di Kabupaten. Karena frekuensi seringnya aku kesana, ternyata Bogor sekarang dengan yang dulu ada beberapa perbedaan, ke arah lebih baik tentunya. Mungkin ini disebabkan pula oleh pemimpin yang baru, Walikota Bogor yang memperhatikan detail kecil di daerahnya, termasuk fasilitas public. Aku pun jadi ikut senang melihat berbagai perubahan ini. I will share to you all, beberapa hal yang sedikit berubah.


Beberapa saat yang lalu, saat aku selesai ketemu temen di Botani Square, terus pas mau balik ternyata untuk menyebrang di depan Botani sekarang ini harus melalui underpass khusus pejalan kaki, underpass ini udah ada sejak lama, dari jaman aku kuliah, udah mulai dibangun, lalu terbengkalai gitu aja, sampai akhirnya tahun ini kembali digunakan.


Awalnya sih ragu untuk lewat situ, tapi rasa penasaran dan melihat jalan menuju sana kok terlihat bagus dan tertata rapih, akhirnya kupikir mungkin ga ada salahnya untuk coba lewat situ, sekalian tentu aja sedikit olah raga dengan jalan menuruni dan menaiki tangganya.


Nah ini jalan menuju terowongan atau underpass untuk pejalan kaki menyebrang. Keliatan adem banget kan.



Pemkot mencoba memberikan edukasi buat masyarakat agar mau lebih banyak jalan kaki, dibandingkan naik kendaraan pribadi, selain sehat tentu aja akan mengurangi kemacetan


Saat menuruni tangga udah disambut sama lukisan, ditemani oleh suara pengamen yang bisa dibilang professional, mereka pakai banyak alat music, dan hei.. aku kenal music yang mereka mainkan, easy listening dan terdengar nyaman. 

 Dan ga hanya aku yang berniat untuk foto-foto di underpass ini kan?







Suasananya benar-benar dikonsep dan diciptakan untuk kenyamanan para pejalan kaki, sambil melihat berbagai foto kegiatan masyarakat dan aparat kota Bogor, menurut aku ini inovatif dan berkesan, jadi serasa di museum atau mungkin serasa berjalan kaki ala Eropa gitu deh. :D


Senangnya melihat kota yang semakin berkembang jadi lebih baik, eh tapi ada satu spot yang belum aku datangin nih, tempatnya di depan plaza pangrango, bunderan yang ditengahnya ternyata dibuat icon huruf Bogor, jadi kayak taman ditengah-tengah jalan raya, its look cool, nanti aku mesti foto disitu ahahaha dasar narsis. 


aku sih ga nolak untuk jalan kaki di pedestrian yang kece gini :D


I really hope that Kabupaten bisa berkembang lebih baik seperti Kotamadya, semoga saja Bupati yang sekarang lebih aware juga dengan fasilitas public dan masyarakatnya tentu saja. Miris sih, melihat jalan raya yang ada diibukota Kabupaten aja rusak-rusak, bolong disana sini, apalagi Bogor didaerah pinggiran, hhh mudah-mudahan aja bisa jadi lebih baik kedepannya ya. Amin. 

See you next post guys... :)