Selasa, 20 September 2011

dedicated

Terbisu diantara hamparan kata
Menatap semu setiap hirup nafas
Tak bisa ku bayangkan yg terdepan
Apa yg akan kukatakan?

Langit mimpi terbentang dihadapan
Awan gejolak rindu terus berjalan
Disisi ratapan hati, samudera pikiran bergemuruh
Apa yang kulakukan?

Aku terdiam

Pelangi tak lagi berwarna jingga
Kesunyian memenuhi ruang jingga
Mawar tak selamanya indah
Kasih tak seharusnya terhalangi
Cerita lalu


Membeku lidah ini
Terlalu lama kata yang hinggap
Hingga tak kutemukan yg tepat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar